You are currently browsing the monthly archive for Oktober 2009.

1.Perbedaan antara nama domain dan URL

Nama Domain, merupakan identitas komputer di internet yang disebut juga alamat web.
nama domain dapat memudahkan pengguna menghafalkan lokasi web. Kita hanya perlu
mengetikan nama domain, kemudian DNS akan menerjemahkan nama domain menjadi
alamat IP untuk mengakses halaman web yang dituju.
contoh:
www.namasitus.com
Bagian-bagian Domain :
www = Kode jaringan global Internet
namasitus = Nama pemilik situs
com = Kode akhiran yang menerangkan situs

Ada beberapa macam akhiran (TLD) yang biasa digunakan dalam domain, antara lain:
.com = situs komersial global
.net = situs layanan Internet global
.edu = situs pendidikan
.gov = situs pemerintahan
.mil = situs militer
.org = situs organisasi
.tv = situs penyiaran
.co.id = situs komersial dari Indonesia
.ac.id = situs pendidikan dari Indonesia
.or.id = situs organisasi dari Indonesia
.co.uk = situs komersial dari Inggris

URL( Uniform Resource Locator )
URL, merupakan metode penamaan situs di internet yang banyak digunakan di WWW. URL
menjelaskan tipe dokumen, nama komputer tempat dokumen disimpan, direktori/sub-
direktori dokumen dan nama dokumen
Contoh:

http://www.Indonesia.com/keren/bali.htm

URL Keterangan:
http:// = Protokol atau kode jenis layanan di Internet.
www.indonesia.com = Hostname atau nama domain untuk mengidentifikasi lokasi halaman web. Pada URL, nama domain dapat diganti dengan alamat IP. Misalnya, http://55.100.100/
/keren = Direktori atau lokasi penyimpanan file
/bali.htm = Nama dokumen dan jenis file

2.Fungsi HTML

HTML adalah suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara benar.
secara umum, fungsi HTML adalah untuk mengelola serangkaian data dan informasi sehingga suatu dokumen dapat diakses dan ditampilkan di Internet melalui layanan web.
Fungsi HTML yang lebih spesifik yaitu :
a. Membuat halaman web.
b. Menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
c. Membuat link menuju halaman web lain dengan kode tertentu (hypertext).

3.tipe-tipe koneksi internet

  • OnLine atau Dial
    Yaitu account online melalui ISP atau sering disebut sebagai shell account. Penggunaan account lebih terbatas dan diutamakan pada biaya yang rendah. Online account biasanya disediakan dari beberapa instansi, yaitu Internet Provider, Online Service yang bersifat komersial, universitas, pemerintah, atau organisasi non-profit.
  • Koneksi SLIP/PPP
    Untuk transfer data yang lebih cepat sehingga kamu dapat menjalankan program yang ada di Internet. Kamu tidak perlu mengirim data per karakter melalui modem.
  • Jalur yang Disewakan atau Leased Line
    Untuk memakai line atau jalur yang disewakan, perlu memakai TCP/IP pada suatu LAN. Untuk membuat jalur yang dapat disewakan, selain kompleks juga diperlukan waktu lama. Biasanya, perusahaan menggunakan line ini untuk dijual kembali ke perusahaan menengah atau kecil.
  • Internet Kabel
    Merupakan sistem yang terhubung ke Internet melalui kabel yang digunakan untuk TV (TV cable).
  • Koneksi Satelit
    Yaitu menggunakan fasilitas satelit untuk menerima layanan Internet.
  • Intregated Services Digital Network (ISDN)
    Yaitu menggunakan saluran telepon yang menggunakan sirkuit khusus dengan kecepatan transfer yang lebih cepat dibandingkan saluran telepon biasa.
  • Wireless Connections
    Yaitu akses Internet tanpa kabel yang biasanya digunakan untuk pager, telepon selular, dan PDA.
  • Web TV
    Menyediakan layanan web dan e-mail dengan menggunakan perangkat televise.
  • GPRS (General Packet Radio Service) Digunakan pada telepon genggam untuk transfer data melalui gelombang radio. Baca entri selengkapnya »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.